Kamis, 26 Agustus 2021

Toxic Relationship

Mengapa?
itu lah kata tanya pertama yang terucap..
Bagaimana bisa?
ini adalah kalimat tanya kedua..
Dan..
Kenapa?
kalimat tanya setelahnya..
Bukankah
Adalah awal kata untuk menjelaskannya..

Namun kali ini aku akan bertanya dari kalimat ketiga..
"Kenapa"
Kenapa kamu terpengaruh?
Bagaimana bisa kamu menyamakan dengan hal seperti itu?
Mengapa Kamu bersedih?

Bukankah Kita berbeda?
janganlah terpengaruh oleh hal - hal seperti itu..
Bukankah kamu memiliki komitmen?
Jika kamu masih terpengaruh, " KOMITMEN " yang kau ucapkan tak memiliki makna apa - apa..
Bukankah kau percaya denganku?

Jumat, 22 Januari 2021

Peranku (Bukan AKU)

Yaa...
Ini bukan aku didepan mereka...
Ini lah aku yang sesungguhnya..
Aku yang menirukan suara hening..

Didepan mereka aku tersenyum..
Tertawa..
Bahkan tak jarang, aku menjadi sosok pelawak..
Dan tak jarang pula aku memiliki peran utama ketika berkumpul..

Ada satu peran yang tak pernah aku mainkan..
Aku yang sesugguhnya, aku yang kesepian..

Mereka tak bersuara ketika aku sudah dirumah..
Namun, mereka mampu menemani hingga aku terlelap..

Memori yang telah terbentuk dari tawa mereka,
mampu mengobati keheningan dalam sepiku..


Kamis, 14 Januari 2021

Dia adalah Aku (season 2)


Kamu merasa berjuang sendiri?
Apakah kamu lelah?
Kamu ingin mengeluh?
Cobalah kamu liat dia..
Dia pun sedang berjuang..
Berjuang menjadi seperti yang kamu inginkan..
Berjuang meluruskan jalannya yang sudah berkelok..
Berjuang sedikit demi sedikit...
Hargai dia..
Bukankah kamu ingin dihargai olehnya?
Tahukah kamu?
Dia sering menangis dalam doa nya..
Kamu lah alasannya..
Dia bersyukur memilikimu..
Dia berdoa semoga kamu adalah pilihannya untuk dia..
Dia menangis karena bahagia telah menemukan mu...
Orang yang mampu menerima nya..
Kekurangan nya..
Keburukannya..
Masa lalunya..

Jangan merasa sendiri...
Kamu bersamanya..
Jika lelah, beristirahat lah..
Bukan menghilang atau pergi..
Apalagi berpisah..

Jika marah, tenangkan lah..
Bukan melampiaskan..

Jika salah, beritahu dia..
Yang mampu menilai dia adalah kamu dan orang - orang sekitarnya..
Dia tak mampu menilai dirinya sendiri..
Terlalu banyak toleransi jika itu terjadi..

Semua masalah pasti ada jalan keluarnya..
Tenangkan lah dirimu..
Bicaralah jika kamu sudah siap..
Percayalah dia akan mengerti..



Kamis, 17 Desember 2020

Dendam yang sesungguhnya

semua kejadian itu masih membekas..
tahun tahun yang penuh arti..
hingga akhirnya merasa jenuh..

karna semakin berganti tahun, 
diriku semakin mengerti, bahkan merasakan..
apa itu kepalsuan..
seperti apa menunggu..
bagaimana rasanya keluar dari zona nyaman..
melawan aturan..
dikucilkan..
dibenci..
hilangnya kepercayaan sekitar..
menjadi sosok yang pendiam dan tertutup..

ini hidupku...
meskipun sudah ku lalui semua itu,
tak jarang orang meremehkanku..
karna alur hidupku yang berkelok..
penuh tanjakan, turunan..
kerikil, duri..
jurang..

pada dasarnya semua itu kulalui sendiri..
orang sekitarku hanya memberikan semangat tanpa arti..
hanya ucapan membangun lalu ditinggal pergi..
apa itu?

masih banyak yang kupendam, hingga akhirnya menjadi dendam..
dendam tak berujung..
karna yang kulawan bukan orang lain..
melainkan keluarga dan diriku sendiri..

Rabu, 16 Desember 2020

Penuntun hidup

Assalamualaikum penuntun hidup

Apa kabarmu? 
Semoga kamu selalu di beri perlindungan oleh sang maha pencipta..
Lewat pesan kecil ini, aku ingin mengutarakan isi hatiku, yang tak mampu ku ucap lewat lisan.. 
Sungguh egois bukan?
Sungguh pengecut bukan?
aku meminta maaf..
Ini lah aku, hasil dari tuntutan mu..
Tuntunanmu sedari kecil 

Rabu, 29 Januari 2020

DIA adalah AKU

DIA

Dia adalah aku..
kamu adalah orangtuaku..

Dia adalah pesuruhmu..
Semua yang dia lakukan atas dasar perintahmu..

Dia yang tak punya tujuan..
Tujuannya hanya menuruti perintahmu
Agar kamu tersenyum padanya..
Agar kamu melihatnya (tidak merendahkanya)

Dia..
yang selalu sendiri..
yang selalu berusaha sendiri..
yang selalu berusaha terlihat ceria..
Dari gaya dan logatnya yang membuat semua orang tertipu...

Hingga akhirnya dia mulai berbeda..

Dia lebih sering menampakkan keasliannya...
Apa yang dia rasakan sebenarnya,,
Apa yang dia takutkan saat itu,,
Dia semakin terdiam..
Semakin menutup dirinya..
Tak ada orang yang dia percaya..
Kecuali Sang pencipta..

Betapa menyedihkannya dia..
Yang harus melakukan semua perintahmu..
Namun,,
Dia yang harus menanggung semuanya..
Sampai resikonya pun dia yang menanggung..
Padahal yang memberikan perintah adalah kamu..
Yang menentukannya pun kamu..
Tapi kenapa dia yang menanggung?

Kamu..
Karnamu orang - orang yang dia percaya perlahan pergi..

Kini...
Kini dia mulai terbuka,, karna dia telah menemukan seseorang yang mampu menerima kekurangannya..
Yang mau mendengar keluh kesahnya..
Yang mau berjuang untuknya..
Yang mampu mengerti tanpa berkomentar..
Yang mampu memberi solusi tanpa membebani..
Yang mau menolong tanpa ragu..

Wahai sang pencipta..
Jagalah orang itu untuk dia..
Semoga orang itu pilihanmu (sang pencipta) untuk dia..
Dan semoga dia bisa tersenyum lagi tanpa harus berpura - pura..


Rabu, 11 Desember 2019

Pesan Kecil



Untukmu & Untuknya

Tiada yang kupilih...
Kalian sama pentingnya bagiku..
Restumu selalu memberikan kemudahan dalam hidupku..
Semangat darimu adalah tenaga dalam melewati hari - hariku..
Yang harus kulakukan adalah menyeimbangkan rasa ini untuk kalian..

Ya Allah...

Semoga dia adalah pilihanmu...
Dan semoga dia malaikat yang akan menjagaku, setelah malaikat yang membesarkanku kau panggil untuk menemuimu..


@maudi_arum
11/12/19